Dibaca 36 Kali
Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan operasional layanan Hemodialisis (cuci darah) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tubaba, Rabu (18/02/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana serta sumber daya manusia dalam mendukung operasional layanan hemodialisis. Pemerintah daerah menargetkan layanan ini dapat segera dimanfaatkan masyarakat, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke daerah lain untuk menjalani terapi cuci darah.
Sebanyak 10 unit mesin hemodialisis telah disiapkan. Fasilitas pendukung lainnya, seperti ruang Reverse Osmosis (RO) untuk sistem pemurnian air serta layanan Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD), turut dilengkapi sebagai bagian dari penguatan layanan bagi pasien dengan gangguan ginjal.
Saat ini, proses operasional layanan masih menunggu tahapan visitasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta proses kredensialing dari BPJS Kesehatan. Setelah seluruh tahapan terpenuhi, pelayanan hemodialisis direncanakan dapat beroperasi setiap hari dan pembiayaannya dapat dijamin melalui skema Jaminan Kesehatan Nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan pentingnya menjaga standar pelayanan, kebersihan, serta profesionalisme tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Selain penguatan layanan hemodialisis, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat juga tengah merencanakan pembangunan gedung baru RSUD Tubaba sebagai bagian dari upaya peningkatan status rumah sakit menjadi tipe C, guna memperluas cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan di daerah.
Melalui langkah ini, diharapkan sistem pelayanan kesehatan di Kabupaten Tulang Bawang Barat semakin optimal dan mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.